Gupta menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi kemungkinan akan melambat mulai dari kuartal April-Juni.
Sepanjang tahun fiskal 2025-2026 yang berakhir pada Maret lalu, produk domestik bruto (PDB) India tumbuh 7,7 persen, lebih tinggi dari 7,6 persen yang diperkirakan pemerintah. (Wahyu Dwi Anggoro)