Laporan ini menggarisbawahi pentingnya menjaga ketahanan fiskal. Memperkuat mobilisasi pendapatan, meningkatkan kualitas belanja, serta meningkatkan ketepatan sasaran bantuan pemerintah akan membantu menjaga ruang fiskal bagi investasi prioritas dan perlindungan sosial.
Secara khusus, laporan ini mencatat bahwa upaya berkelanjutan untuk meningkatkan ketepatan sasaran dan efisiensi belanja yang terkait energi dapat membantu meningkatkan efektivitas belanja publik sekaligus mempertahankan dukungan bagi rumah tangga rentan dan kelompok mata pencaharian yang terdampak.
Selain itu, laporan ini menyoroti peran penting kemajuan yang terus dicapai dalam hal reformasi struktural, seperti meningkatkan produktifitas dan memperbaiki kualitas pekerjaan untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang.
Bagian penting dari agenda ini adalah reformasi peraturan di bidang fasilitasi perdagangan dan logistik, di mana berbagai prosedur yang lebih efisien, biaya yang lebih rendah, serta kebijakaan yang terkoordinasi dapat memperkuat daya saing dan memperdalam integrasi ke dalam rantai nilai global.
“Untuk memastikan bahwa pertumbuhan Indonesia terus berdampak pada peningkatan taraf hidup, upaya untuk meningkatkan permintaan dari pihak bisnis akan pekerjaan dengan keterampilan dan gaji yang lebih tinggi menjadi sangat penting," tutur Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste David Knight.
(kunthi fahmar sandy)