IDXChannel - Ekonomi Jerman mencatatkan pertumbuhan yang tipis pada 2025 dan menghindari resesi untuk tahun ketiga berturut-turut.
Dilansir dari AFP pada Jumat (16/1/2026), ekonomi Jerman masih menghadapi sejumlah tantangan untuk dapat kembali sehat dalam jangka panjang.
Terpukul oleh kenaikan biaya energi yang dipicu oleh perang Ukraina, penurunan manufaktur, dan melemahnya permintaan dari China, ekonomi terbesar ketiga di dunia ini menyusut pada 2023 dan 2024.
Terlepas dari gejolak akibat kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) tahun lalu, ekonomi Jerman kembali tumbuh dengan ekspansi moderat sebesar 0,2 persen, dibantu oleh pengeluaran pemerintah dan rumah tangga yang lebih tinggi, menurut badan statistik Destastis.
Namun, penurunan ekspor kembali terjadi tahun lalu.
"Bisnis ekspor Jerman menghadapi tantangan berat akibat tarif AS yang lebih tinggi, apresiasi euro, dan peningkatan persaingan dari China," kata Kepala Destatis Ruth Brand.