Secara tahunan, perekonomian tumbuh 3,6 persen pada kuartal I-2026, naik dari pertumbuhan 1,6 persen pada triwulan sebelumnya.
"Dampak konflik Timur Tengah terbatas sepanjang kuartal pertama, karena pengiriman yang telah melewati Selat Hormuz terus tiba di Korea hingga akhir Maret," kata Lee.
"Namun dampaknya diperkirakan mulai muncul pada April," katanya.
Dalam proyeksi terbarunya yang diterbitkan pada Februari, BOK memperkirakan ekonomi akan tumbuh 2,0 persen pada 2026. Namun, bank sentral tersebut mengatakan pekan lalu bahwa momentum pertumbuhan telah melemah dan pertumbuhan tahun ini kemungkinan akan berada di bawah perkiraan tersebut karena konflik berkepanjangan di Timur Tengah. (Wahyu Dwi Anggoro)