AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Electrum dan Pertamina Kembangkan Infrastruktur Motor Listrik di RI

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Jum'at, 17 Desember 2021 16:57 WIB
Energi Kreasi Bersama (EKB) atau Electrum menggandeng PT Pertamina Patra Niaga untuk mengembangkan infrastrutkur motor listrik di Indonesia.
Electrum dan Pertamina Kembangkan Infrastruktur Motor Listrik di RI (FOTO: MNC Media)
Electrum dan Pertamina Kembangkan Infrastruktur Motor Listrik di RI (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Energi Kreasi Bersama (EKB) atau Electrum, perusahaan patungan PT TBS Energi Utama Tbk dan Group Gojek menggandeng PT Pertamina Patra Niaga untuk mengembangkan infrastrutkur motor listrik di Indonesia.

Direktur Utama Electrum, Pandu Sjahrir mengatakan, kerja sama kedua pihak sebagai langkah awal percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Saat ini, Electrum bersama Pertamina bermitra dengan pionir KBLBB roda dua di Indonesia, GESITS serta brand KBLBB roda dua Taiwan, Gogoro.

“Saya sangat senang karena semua bergerak cepat dalam kerja sama ini. Ini baru langkah awal dari visi kita semua untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ungkap Pandu dalam keterangannya, Jumat (17/12/2021).

Dia juga mengapresiasi kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga, sebagai perusahaan pelat merah yang berkomitmen pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Menurutnya, hal ini merupakan langkah nyata dari komitmen pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

“Yang kita lakukan ini merupakan wujud nyata dari transisi energi di Indonesia, di mana kita sebagai bangsa yang besar perlu untuk membuat industri kendaraan listrik Indonesia dapat lebih baik lagi ke depan. Kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen TBS untuk mencapai Net Zero Emission pada 2030,” ungkap Pandu. 

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengungkapkan, pada tahap awal, Pertamina Patra Niaga akan melakukan pilot komersial BSS di Jakarta yang tersebar di tujuh titik lokasi SPBU Green Energy Station (GES).

Setidaknya ada 500 kendaraan motor listrik dari mitra GOJEK dengan brand GESITS dan Gogoro yang akan mendukung pilot komersial BSS.

Saat ini seluruh proses persiapan pilot komersial sudah selesai dan Pertamina Patra Niaga akan segera launching bisnis Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum di SPBU. "Ini adalah komitmen Pertamina Patra Niaga bersama Electrum dan GESITS mendukung program pemerintah mengenai percepatan transisi energi,” ucapnya.

Diketahui, kolaborasi Pertamina, Electrum, GESITS dan Gogoro pada Desember ini, telah melakukan uji coba komersial penggunaan sepeda motor listrik sebanyak 500 unit yang dilakukan oleh mitra Gojek dan digunakan di Jakarta Selatan. Selanjutnya, skala uji coba akan meningkat dengan target awal pemanfaatan hingga 5.000 unit motor listrik. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD