AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Gesits Motor Listrik Buatan RI Mejeng di Indonesia Automodified x IIMS 

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Sabtu, 27 November 2021 19:56 WIB
Hasil modifikasi motor listrik Gesits buatan Indonesia tampil di pameran Indonesia Automodified x IIMS Motobike Show.
Gesits Motor Listrik Buatan RI Mejeng di Indonesia Automodified x IIMS  (Dok.MNC Media/Intan)
Gesits Motor Listrik Buatan RI Mejeng di Indonesia Automodified x IIMS  (Dok.MNC Media/Intan)

IDXChannel - Motor listrik Gesits buatan Indonesia ikut hadir di pameran Indonesia Automodified x IIMS Motobike Show. Acara ini berlangsung selama dua hari mulai Sabtu (27/11) - Minggu (28/11) di Mall Senayan Park (SPARK), Jakarta. 

Gesits menampilkan beberapa motor modifikasi hasil kolaborasi dengan beberapa pihak seperti PLN dan Lion Parcel. 

Selain itu ada juga modifikasi unik motor listrik ini yang dilengkapi dengan sespan atau lebih dikenal boncengan di samping motor. 

Marketing Manager Gesits Bali Pratama Herlina Gea, mengatakan gesits baru memiliki satu jenis produk yakni G1 tang tersedia tiga warna yakni putih, merah dan hitam.

Kebanyakan konsumen memilik warna putih karena mereka bisa pasang stiker. Tapi peminat warna merah dan hitam pun tak kalah banyak.

"Tapi mereka juga banyak peminat. Nah untuk hitam banyak peminat untuk pribadi," ujarnya saat ditemui di lokasi pameran, Sabtu (27/11/2021).

Menyoal penjualan motor buatan anak bangsa ini mengatakan penjualan Gesits sendiri sudah mencapai target.

"Kami pegang distributor dari 2020. Tahun ini kita hampir sekitar 1000 ya, hampir tercapai target kita," ungkapnya.

Sejauh ini, menurutnya, kebanyakan penjualan dilakukan secara fleet. Karena penjualan diretail sedikit merosot karena adanya PPKM. 

"Penjualan ke BUMN dan kementerian. Kita kerja sama dengan beberapa Kementerian, ESDM juga ngambil kita." pungkasnya.


(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD