AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Enam Anak Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Misterius 

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Rabu, 11 Mei 2022 13:15 WIB
Hepatitis misterius terus merenggut nyawa. Kabar terbaru mengatakan bahwa 6 anak meninggal dunia akibat hepatitis misterius. 
Enam Anak Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Misterius
Enam Anak Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Misterius

IDXChannel - Hepatitis misterius terus merenggut nyawa. Kabar terbaru mengatakan bahwa 6 anak meninggal dunia akibat hepatitis misterius. 

Menurut laporan Coconut, 2 anak di Sumatera meninggal dunia setelah menunjukkan gejala hepatitis akut. Karena adanya penambahan kasus meninggal ini, jumlah kematian akibat hepatitis misterius di Indonesia sebanyak enam anak. 

Dinas Kesehatan Solok, Sumatera Barat, melaporkan seorang bayi berusia 2 bulan diduga terkonfirmasi hepatitis misterius dan meninggal dunia. Beberapa jam kemudian, seorang anak berusia 2 tahun di Medan, Sumatera Utara, dinyatakan meninggal dunia dengan gejala merujuk pada hepatitis misterius. 

"Tapi, untuk memastikan pasien ini terinfeksi hepatitis misterius, kami harus melakukan tes di Jakarta," kata Ismail Lubis, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, dikutip MNC Portal, Rabu (11/5/2022). 

Bertambahnya dua anak di Sumatera meninggal dunia diduga karena hepatitis misterius menambah jumlah kematian kasus penyakit ini. Indonesia sendiri mencatat sebelumnya ada 4 anak meninggal dunia diduga karena hepatitis misterius, 3 kematian dilaporkan di Jakarta dan 1 kematian di Tulungagung, Jawa Timur. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah telah mendeteksi 15 kasus dugaan hepatitis misterius sejak 27 April 2022. Saat ini, kata Menkes, pemerintah tengah bekerja sama dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan negara lain yang terkena dampak untuk menentukan penyebab penyakit. 

Menkes Budi dalam paparannya juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya orangtua, agar memastikan kebersihan anak-anaknya. Rajin cuci tangan dan tidak makan sembarangan, serta tidak menggunakan alat makan bersamaan adalah upaya pencegahan yang bisa dilakukan. 

WHO sendiri menjelaskan bahwa prevalensi kasus hepatitis misterius  banyak menyerang anak-anak berusia antara 1 bulan hingga 16 tahun, namun paling tinggi kasusnya pada anak usia di bawah 10 tahun, 

Hingga saat ini hepatitis misterius belum diketahui penyebabnya. Namun, para ahli masih meyakini secara teori bahwa adenovirus diduga menjadi penyebabnya mengingat banyak pasien penyakit ini yang positif adenovirus. 

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD