AALI
9925
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
242
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1065
ADMF
7800
ADMG
200
ADRO
1940
AGAR
328
AGII
1460
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
187
AHAP
72
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
4320
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
262
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.62
0.37%
+1.88
IHSG
6627.62
0.36%
+23.82
LQ45
948.43
0.3%
+2.84
HSI
24238.70
1.01%
+241.83
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
16899.92
0.28%
+46.35
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,698 / gram

Erick Thohir Target 1-2 Bulan Lagi Semua Data Keuangan BUMN Dibuka ke Publik

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Senin, 20 September 2021 11:25 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengargetkan dalam 1-2 bulan lagi, aplikasi sistem informasi data keuangan BUMN akan selesai.
Erick Thohir Target 1-2 Bulan Lagi Semua Data Keuangan BUMN Dibuka ke Publik (FOTO: MNC Media)
Erick Thohir Target 1-2 Bulan Lagi Semua Data Keuangan BUMN Dibuka ke Publik (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengargetkan dalam 1-2 bulan lagi, aplikasi sistem informasi data keuangan BUMN akan selesai. Sehingga masyarakat bisa melihat seluruh data keuangan hingga utang yang dimiliki BUMN secara transparan.

Erick mengatakan, aplikasi dashboard saat ini baru digunakan untuk kepentingan internal. Sebab, pihaknya masih mengkonsolidasikan aplikasi tersebut, termasuk berencana melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. 

"Mudah-mudahan dalam 1,2 bulan ini, sekarang sudah berjalan, tapi masih internal, tapi nanti kita akan presentasikan kepada Menkeu dan Pak Presiden kalau ini sudah berjalan dengan baik," ujar Erick, Senin (20/9/2021). 

Dashboard yang digunakan BUMN tidak saja menyediakan laporan keuangan perusahaan, namun juga mencatutkan informasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) manajemen BUMN, hingga sumber daya manusia (SDM). 

Melalui dashboard, masyarakat juga bisa mengakses jumlah utang, profit atau pendapatan, hingga anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.

Selain itu, akses informasi perihal administrasi, kinerja anak cucu BUMN, hingga persiapan dan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan.

"Di situ bisa terlihat performance daripada BUMN secara detail di masing-masing perusahaan, toh ada juga yang go publik kan, tetapi ada yang tertutup juga, kita juga ingin laporkan agar terjadi konsolidasi yang baik," katanya. 

Dengan konsolidasi data, Erick berharap, pemegang saham bisa mengambil keputusan lebih baik lagi. Bahkan, lebih transparansi dan menjadi kunci transformasi BUMN. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD