AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Garap Revitalisasi Halte TransJakarta Senilai Rp148 M, Pemprov DKI Tunjuk Waskita Karya

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Jum'at, 20 Mei 2022 19:12 WIB
beberapa poin yang dijadikan parameter atas peningkatan fasilitas adalah ruang tunggu pada sejumlah halte, seiring meningkatnya kapasitas penumpang TransJakarta
Garap Revitalisasi Halte TransJakarta Senilai Rp148 M, Pemprov DKI Tunjuk Waskita Karya (foto: MNC Media)
Garap Revitalisasi Halte TransJakarta Senilai Rp148 M, Pemprov DKI Tunjuk Waskita Karya (foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bakal segera merevitalisasi sejumlah halte TransJakarta seiring terus meningkatnya jumlah pengguna layanan transportasi tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Rencananya, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan ditunjuk sebagai pelaksana dalam proyek revitalisasi senilai Rp148 miliar itu.

Kontrak kerja kedua belah pihak pun telah ditandatangani secara sirkuler oleh Direktur Utama PT Transpostasi Jakarta, M. Yana Aditya, dan Senior Vice President (SVP) EPC Division, AS Wisnu Wijayanto.

"Kami menyambut baik penunjukan ini, karena memang halte yang akan direvitalisasi ini merupakan titik dimana volume penumpangnya cukup membeludak dan sekaligus menjadi tempat transit antar moda transpostasi umum yang sudah terintegrasi," ujar Wisnu, dalam keterangan resminya, Jumat (20/5/2022).

Menurut Wisnu, beberapa poin yang dijadikan parameter atas peningkatan fasilitas adalah ruang tunggu pada sejumlah halte, seiring meningkatnya kapasitas penumpang TransJakarta.

“Kebutuhan untuk peningkatan fasilitas ruang tunggu adalah hal yang sangat penting untuk kenyamanan penumpang. Rencana revitalisasi ini akan
dikerjakan dalam waktu pelaksanaan 180 hari," tutur Wisnu.

Dengan pengalaman mengerjakan proyek halte busway pada koridor Kampung Rambutan–Kampung Melayu dan proyek jalan layang busway koridor Tendean–Blok M–Ciledug, Wisnu optimis WSKT dapat menyelesaikan proyek dengan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik.

Sementara, SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Novianto Ari Nugroho, menambahkan bahwa seiring penurunan kasus COVID-19 saat ini, volume penumpang transportasi umum di Jakarta memang cenderung kembali mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal itu terutama terjadi pada jenis moda transportasi massal, seperti TransJakarta.

Kebutuhan untuk memperluas space ruang tunggu dan juga peningkatan fasilitas Halte TransJakarta adalah salah satu tujuan pemerintah DKI Jakarta untuk mengajak masyarakat menggunakan transportasi umum agar mengurangi kemacetan di Jakarta.

“Selain kebutuhan untuk peningkatan fasilitas ruang tunggu, tentunya Waskita juga menerapkan konsep yang ramah lingkungan. Dengan konsep arsitektur yang modern ini kami juga mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang sehat di ruang tunggu dan dapat meminimalisir paparan polusi,” tegas Novi. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD