AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Geger Pekerjakan Robot Atau Manusia, Apindo: Siapkan Dulu Kualitas SDM-nya

ECONOMICS
Ikhsan Permana SP/MPI
Jum'at, 24 Juni 2022 07:32 WIB
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam mengatakan tidak baik mempertentangkan antara robot dan manusia.
Geger Pekerjakan Robot Atau Manusia, Apindo: Siapkan Dulu Kualitas SDM-nya (FOTO:MNC Media)
Geger Pekerjakan Robot Atau Manusia, Apindo: Siapkan Dulu Kualitas SDM-nya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Penggunaan teknologi robot di dunia industri semakin diminati selain lebih efektif juga bisa menekan biaya produksi. 

Lalu bagaimana dengan nasib tenaga kerja manusia?

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam mengatakan tidak baik mempertentangkan antara robot dan manusia.

"Kita nggak boleh, nggak boleh gitu ya nggak boleh mempertentangkan robot dengan manusia dulu kan pernah ada. Zaman pak Harto pengen ada investasi besar tetapi pemerintah melarang karena mereka menggunakan robot, itu akhirnya investasinya lari ke negara lain," jelasnya kepada MPI, Kamis (23/6/2022).

Menurutnya jika ingin ada investasi khususnya investasi di industri yang berteknologi tinggi, harus siap penggunaan robot yang lebih banyak.

"Penggunaan robot yang lebih banyak ini tentu membutuhkan kualitas SDM yang beda sama yang ada sekarang, akan lebih tinggi kebutuhan SDMnya. Kita harus bisa menghasilkan bukan hanya operator tapi technician. Nah techniciannya itu lebih spesifik lagi untuk yang advance technology," ungkap Bob.

Ia melanjutkan tidak mungkin investor berinvestasi kemudian baru disiapkan sumber daya manusianya (SDM), harus disiapkan dulu SDM nya baru akan ada investasi.

"Kita harus sediain orangnya kita harus perbanyak tuh orang-orang yang mampu bekerja di link dengan advance technology yang levelnya di atas operator technician," ujarnya.

Bob mengungkapkan yang menjadi tantangan kedepan adalah kebutuhan SDM untuk melakukan perawatan akan semakin tinggi.

"Misalnya maintenance pesawat, itu kan juga sekarang jadi isu gituloh. Kita punya 1000 pesawat maintenancenya di mana tuh, kita kan butuh teknis untuk itu. Sebentar lagi kita punya kereta api listrik, kita punya kereta cepat, mau maintenancenya di mana? Jadi kita enggak boleh menghindari dan seolah-olah terjadi pertentangan antara umat manusia, penggunaan robot itu keniscayaan," pungkasnya.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD