AALI
9925
ABBA
410
ABDA
6500
ABMM
1580
ACES
1270
ACST
238
ACST-R
0
ADES
3060
ADHI
1090
ADMF
7800
ADMG
194
ADRO
1910
AGAR
336
AGII
1435
AGRO
2250
AGRO-R
0
AGRS
191
AHAP
70
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
4300
AKSI
404
ALDO
920
ALKA
232
ALMI
246
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.74
-0.15%
-0.75
IHSG
6616.61
0.21%
+14.04
LQ45
948.98
-0.13%
-1.19
HSI
23989.88
0.03%
+6.22
N225
28879.99
1.49%
+424.39
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Genjot Hadirnya Unicorn Anyar, Erick Thohir Bocorkan Strateginya

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Kamis, 23 September 2021 20:00 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut dalam beberapa tahun ke depan setidaknya ada 25 startup unicorn baru.
Genjot Hadirnya Unicorn Anyar, Erick Thohir Bocorkan Strateginya (Dok.MNC Media)
Genjot Hadirnya Unicorn Anyar, Erick Thohir Bocorkan Strateginya (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri BUMN Erick Thohir menyebut dalam beberapa tahun ke depan setidaknya ada 25 startup unicorn baru.  Saat ini Indonesia baru mencatatkan 5 perusahaan rintisan tersebut. 

Kementerian BUMN sendiri akan mengambil langkah strategis untuk mewujudkan keberadaan unicorn-unicorn baru dalam negeri. Erick menyebut, pada Desember 2021 dirinya akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas hal tersebut  

"Ini kan kita harus membuat sebuah gelombang besar baru makanya kita bulan Desember minggu kedua, kita bersama Pak Presiden akan juga bagaimana kita terus mendorong generasi muda punya perusahaan menjadi unicorn baru," ujar Erick saat ditemui di tempat kerjanya, Kamis (23/9/2021). 

Langkah itu, kata dia, sekaligus mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia agar menjadi lebih besar dan mampu menyerap lapangan kerja baru secara masif. 

"Dan juga mendorong ekonomi kita untuk memastikan Indonesia kita terproteksi juga dengan digitalisasi jangan dari luar saja kita jadi market tapi banyak entrepreneur yang juga bisa berdiri tegak dan akan mendorong mereka," katanya. 

Erick menegaskan, Kementerian BUMN tidak hanya fokus mendukung UMKM. Namun juga mendorong kinerja startup. Kerja sama antara perusahaan pelat merah dan perusahaan rintisan itu menjadi bagian dalam pembangunan ekosistem transformasi. 

Salah satu bentuk dukungan ini adalah BUMN belakangan banyak membentuk venture capital dan gencar berinvestasi pada startup. Erick lantas merinci beberapa nama BUMN dan jumlah startup yang sudah mendapatkan investasi dari BUMN. 

“Telkomsel 15, BRI 15, Mandiri Capital 15, saya juga berikan kesempatan BNI untuk mulai masuk tapi cukup 5. Karena kebiasaan BUMN kalau diberikan banyak semua ikut investasi, nanti startup kebakaran semua (bakar uang),” ungkapnya.  

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD