sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Ayam Hidup Merosot, Bapanas Targetkan Pulih ke Rp19.500 per Kg di Minggu Depan

Economics editor Tangguh Yudha
12/06/2026 11:24 WIB
Bapanas dan pelaku usaha perunggasan menargetkan harga live bird mencapai Rp19.500 per kilogram berat hidup di seluruh wilayah Pulau Jawa pada 15 Juni 2026.
Harga Ayam Hidup Merosot, Bapanas Targetkan Pulih ke Rp19.500 per Kg di Minggu Depan. (Foto: iNews Media Group)
Harga Ayam Hidup Merosot, Bapanas Targetkan Pulih ke Rp19.500 per Kg di Minggu Depan. (Foto: iNews Media Group)

PINSAR Indonesia dan para pelaku usaha perunggasan juga menargetkan harga live bird dapat mencapai Rp19.500 per kilogram berat hidup di seluruh wilayah Pulau Jawa pada 15 Juni 2026. Menurut mereka, pemulihan harga hanya dapat dicapai melalui kekompakan, disiplin, dan komitmen seluruh pelaku usaha perunggasan.

Selain mendorong kenaikan harga, kesepakatan juga menekankan pentingnya optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen strategis untuk menyerap produksi ayam dan telur dari peternak rakyat secara langsung. Maino berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dapat meningkatkan porsi pembelian daging dan telur ayam lokal melalui program MBG.

"Dari BGN diharapkan ada kebijakan mungkin 3 hari seminggu dengan harga beli yang baik. Kami dari Bapanas intinya kepada BGN meminta dukungannya agar menyerap daging dan telur ayam hasil kerja keras peternak lokal kita. Tentu pemerintah akan terus upayakan," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan BGN untuk meningkatkan konsumsi ayam dan telur dalam program MBG.

"Kita sudah sepakati agar MBG (Makan Bergizi Gratis) konsumsi ayam dan telur ditingkatkan dalam 1 minggu. Bila perlu, itu bisa 3 atau 5 kali per minggu. Kami sudah bicara langsung ke Kepala BGN dan beliau langsung menindaklanjuti," ujarnya.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement