AALI
9875
ABBA
324
ABDA
6600
ABMM
1435
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3410
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
348
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1300
ALKA
304
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.87
-1.14%
-5.85
IHSG
6655.17
-1.06%
-71.21
LQ45
949.49
-1.07%
-10.27
HSI
24656.46
-1.24%
-309.09
N225
27588.37
0.24%
+66.11
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
847,156 / gram

Harga Batu Bara Dunia Terus Melonjak, Angka Impor di China Justru Turun

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Jum'at, 14 Januari 2022 15:35 WIB
Harga batu bara dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat siang (14/1/2022).
Harga Batu Bara Dunia Terus Melonjak, Angka Impor di China Justru Turun
Harga Batu Bara Dunia Terus Melonjak, Angka Impor di China Justru Turun

IDXChannel - Harga batu bara dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat siang (14/1/2022).

Berdasarkan pantauan di pasar ICE Newcastle hingga pukul 12:53 WIB, harga batu bara untuk kontrak Januari 2022 naik 8,50 poin atau 4,19% di USD211,50/ton dari sesi sebelumnya USD203,00/ton. Penguatan ini menambah performa lima hari perdagangan terakhir sebanyak 7,63%.

Sebagai pembanding, kontrak batu bara Februari 2022, naik 16,55 poin atau 9,56% di USD189,75/ton dari USD173,20/ton, sedangkan untuk Maret 2022 menguat 12,90 poin atau 8,00% di USD174,25/ton dari USD161,35/ton.

Tingginya permintaan komoditas batu bara terus mendongkrak harganya di tingkat global. Baru-baru ini, China mengumumkan data impor batu bara bulan Desember 2021 yang mengalami penurunan cukup signifikan, sejalan dengan langkah pemerintah Beijing dalam menggenjot produksi 'si hitam' di tingkat domestik.

Sebagai importir batu bara terbesar dunia, China tercatat mengimpor 30,95 juta ton batubara pada Desember 2021. Angka tersebut turun 11,7% dari November 2021, demikian laporan dari data Bea Cukai China, dilansir Reuters Jumat (14/1/2022).

Data tersebut jauh berbeda dibandingkan impor pada November 2021 sebesar 35,05 juta ton dan 39,08 juta ton pada Desember 2020, di mana saat itu Beijing sedang melonggarkan pembatasan impor untuk kebutuhan beberapa pembangkit listrik yang saat itu dipenuhi oleh permintaan.

Impor batubara China diperkirakan akan turun pada Januari 2022 setelah Indonesia, sebagai pemasok batubara terbesarnya, menghentikan ekspor pada 1 Januari, meskipun beberapa hari setelahnya dilakukan relaksasi pengetatan ekspor.

Namun, sejumlah pengusaha China memperkirakan dampak berkurangnya impor dari Indonesia masih terbatas mengingat Negeri Tirai Bambu memiliki persediaan yang besar dan diperkirakan permintaan listrik akan menurun menjelang liburan Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada 31 Januari mendatang.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD