BPS mencatat harga beras medium mengalami fluktuasi sebesar 0,03 persen, sedangkan harga beras premium naik 0,28 persen.
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) hingga 10 Mei 2026, rerata harga beras premium nasional berada di level Rp15.758 per kilogram (kg), turun tipis dibandingkan sepekan sebelumnya yang mencapai Rp15.801 per kg.
Meski secara nasional mengalami penurunan, harga beras premium di sejumlah wilayah Indonesia Timur masih tercatat melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
Sementara itu, rerata harga beras medium nasional tercatat sebesar Rp13.444 per kg, naik tipis 0,06% dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di Rp13.436 per kg. Kendati mengalami kenaikan terbatas, harga beras medium masih berada dalam rentang HET.
Menteri Pertanian yang juga Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah berupaya menjaga keseimbangan harga agar tetap memberikan keuntungan bagi petani sekaligus menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen.