AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Harga-harga Komoditas Naik, BI Sebut Inflasi 2021 Tetap Terkendali

ECONOMICS
Michelle Natalia
Kamis, 16 Desember 2021 15:16 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan tingkat inflasi di tanah air masih cukup terkendali.
Harga-harga Komoditas Naik, BI Sebut Inflasi 2021 Tetap Terkendali. (Foto: MNC Media)
Harga-harga Komoditas Naik, BI Sebut Inflasi 2021 Tetap Terkendali. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan tingkat inflasi di tanah air masih cukup terkendali. Hal ini terlihat dari pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2021 tercatat 0,37% (mtm).

Dengan angka tersebut, Perry menyebutkan inflasi IHK sampai November 2021 hanya mencapai 1,30% (ytd). Ini juga tidak lepas dari pasokan yang masih terkendali meski pandemi masih berlangsung.

"Secara tahunan, inflasi IHK tercatat 1,75% (yoy), meningkat dari inflasi Oktober 2021 sebesar 1,66% (yoy). Inflasi inti tetap rendah sebesar 1,44% (yoy) di tengah permintaan domestik yang mulai meningkat, didukung oleh pasokan yang terkendali, nilai tukar yang stabil, dan ekspektasi inflasi yang terjaga," jelas Perry di Jakarta, Kamis (16/12/2021). 

Inflasi kelompok volatile food melambat didukung pasokan barang yang memadai. Inflasi kelompok administered prices meningkat dipengaruhi kenaikan tarif angkutan udara sejalan mobilitas yang membaik. Inflasi diprakirakan berada di bawah batas bawah kisaran sasarannya 3,0±1% pada 2021 dan terjaga dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada 2022. 

"Bank Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) guna menjaga inflasi IHK dalam kisaran targetnya," tutup Perry. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD