IDXChannel - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan yang beragam pada Kamis (9/7/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga, terutama kelompok cabai dan bawang merah. Sementara itu, harga daging sapi tercatat mengalami kenaikan.
Harga bawang merah turun 4,55 persen menjadi Rp46.100 per kilogram (kg). Sebaliknya, bawang putih naik tipis 0,23 persen menjadi Rp44.100 per kg.
Pada komoditas beras, harga beras kualitas bawah I masih bertahan di Rp14.700 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II turun 0,34 persen menjadi Rp14.500 per kg. Beras medium I juga stabil di Rp16.350 per kg, sementara beras medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.150 per kg.
Untuk beras kualitas super, harga super I tetap di Rp17.650 per kg. Adapun beras super II naik 0,29 persen menjadi Rp17.150 per kg.
Di kelompok hortikultura, mayoritas harga cabai mengalami penurunan. Cabai merah besar turun 4,05 persen menjadi Rp49.700 per kg. Cabai merah keriting juga turun 3,68 persen menjadi Rp49.700 per kg. Sementara itu, cabai rawit hijau turun 0,9 persen menjadi Rp50.600 per kg dan cabai rawit merah turun 3,83 persen menjadi Rp61.450 per kg.
Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar turun tipis 0,14 persenmenjadi Rp36.800 per kg. Sebaliknya, daging sapi kualitas I naik 0,23 persenmenjadi Rp150.450 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II naik 0,39 persen menjadi Rp141.650 per kg. Harga telur ayam ras segar juga turun 0,68 persen menjadi Rp29.050 per kg.
Sementara itu, sejumlah kebutuhan pokok lainnya terpantau stabil. Harga gula pasir kualitas premium bertahan di Rp20.300 per kg dan gula pasir lokal di Rp19.050 per kg. Harga minyak goreng curah juga tetap di Rp20.550 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I stabil di Rp24.250 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II bertahan di Rp23.400 per liter.
(Rahmat Fiansyah)