sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Maskapai Wajib Pakai Bioavtur 1 Persen di 2027, Harga Tiket Bakal Naik?

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
08/07/2026 13:42 WIB
Pemerintah menyusun roadmap penggunaan minyak nabati yang dicampur dengan avtur sebagai bahan bakar pesawat, atau sustainable aviation fuel (SAF).
Maskapai Wajib Pakai Bioavtur 1 Persen di 2027, Harga Tiket Bakal Naik? Foto: iNews Media Group.
Maskapai Wajib Pakai Bioavtur 1 Persen di 2027, Harga Tiket Bakal Naik? Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah menyusun roadmap penggunaan minyak nabati yang dicampur dengan avtur sebagai bahan bakar pesawat, atau sustainable aviation fuel (SAF). Targetnya bioavtur tersebut mulai digunakan mulai 2027.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Kementerian Perhubungan, Sokhib Al Rokhman mengatakan roadmap penggunaan SAF pada 2027 itu menargetkan penggunaan avtur campuran nabati 1 persen. Secara bertahap, penggunaan bahan bakar ini bakal digunakan khususnya untuk penerbangan internasional.

"Jadi SAF itu memang bertahap dan kita sudah mencanangkan itu di 2027 harapannya itu adalah penerapan Sustainable Aviation Fuel 1 persen blended dengan avtur yang ada. Tapi kami tergantung dari Pertamina, bagaimana Pertamina supply-nya," ujarnya dalam Rapat Umum Anggota (RUA) INACA Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Sokhib menilai, secara teknis mesin pesawat yang ada saat ini cukup kompatibel untuk menggunakan bahan bakar SAF 1 persen. Namun tantangan berikutnya adalah memastikan suplai bahan bakar, dalam hal ini PT Pertamina, mampu tersedia memenuhi permintaan.

Dia mengatakan, SAF 1 persen sebelumnya telah berhasil diuji coba di maskapai Pelita Air untuk rute domestik. Hasil uji coba tersebut akhirnya membawa kesimpulan untuk diterapkan di seluruh maskapai, dengan kadar 1 persen di 2027. Rencananya SAF akan disediakan di dua Bandara Internasional, yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement