AALI
8125
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1310
ACES
1320
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2500
ADHI
730
ADMF
7750
ADMG
240
ADRO
1280
AGAR
400
AGII
1690
AGRO
2630
AGRO-R
0
AGRS
232
AHAP
58
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
222
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
615
AKRA
3510
AKSI
448
ALDO
635
ALKA
234
ALMI
232
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/07/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
449.34
-0.4%
-1.83
IHSG
6106.39
0.08%
+4.70
LQ45
841.82
-0.46%
-3.89
HSI
26192.32
-4.14%
-1129.66
N225
27833.29
1.04%
+285.29
NYSE
16552.38
0.59%
+96.48
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
841,757 / gram

Hindari PHK Massal, Apindo: Sebagian Pekerja Terpaksa Dirumahkan Imbas Perusahaan Tidak Beroperasi

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 22 Juli 2021 16:09 WIB
Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo menyatakan perpanjangan PPKM Darurat dipastikan tidak akan menyebabkan PHK massal.
Hindari PHK Massal, Apindo: Sebagian Pekerja Terpaksa Dirumahkan Imbas Perusahaan Tidak Beroperasi (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kalangan pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo menyatakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat hingga tanggal 25 Juli 2021 dipastikan tidak akan menyebabkan terjadinya Pemutusan Hak Kerja atau PHK massal seperti tahun lalu.

Hanya saja, PPKM Darurat yang diberlakukan saat ini membuat sebagian para pekerja dirumahkan, serta tidak diperpanjang masa kontraknya.

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani mengatakan penyebab adanya pekerja yang dirumahkan dan tidak diperpanjang masa kontraknya ini dikarenakan tidak beroperasinya perusahaan yang terkena dampak penutupan saat PPKM Darurat, salah satu contohnya perusahan di sektor retail.

"Kalau terkait dengan PHK seperti halnya PHK yang normatif rasanya mungkin tidak akan besar ya. Yang normatif kan harus dikasih pesangon. Tapi kalau dirumahkan, mungkin bisa iya. Kalau kontraknya habis dan tidak diperpanjang ya, mungkin iya. Tapi kita tidak bisa memperkirakan jumlahnya sebetulnya berapa. Tapi kemungkinan itu ada saja. Karena beberapa sektor itu tutup seperti di retail tutup, mau nggak mau kan dirumahkan. Mungkin dari sebagian yang dirumahkan itu kontraknya habis dan tidak diperpanjang." ungkapnya dalam program Newscreen Evening IDX Channel, Kamis (22/07/2021).

Haryadi menambahkan, para pengusaha telah melakukan perundingan agar dapat mencegah terjadinya pemutusan kontrak kerja. Namun pada implementasinya, ada sejumlah pemutusan kerja tidak dapat dipungkiri karena kondisi saat ini dinilai sangatlah berat. (Ditulis oleh: Firda) 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD