AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Indeks Kebahagiaan Jatim Tertinggi di Pulau Jawa, Khofifah: Karena Warganya Guyub

ECONOMICS
Lukman Hakim
Senin, 03 Januari 2022 12:44 WIB
Provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi provinsi paling bahagia di Pulau Jawa.
Indeks Kebahagiaan Jatim Tertinggi di Pulau Jawa, Khofifah: Karena Warganya Guyub (Dok.MNC Media)
Indeks Kebahagiaan Jatim Tertinggi di Pulau Jawa, Khofifah: Karena Warganya Guyub (Dok.MNC Media)

IDXchannel - Provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi provinsi paling bahagia di Pulau Jawa. Berdasarkan hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, Indeks Kebahagiaan masyarakat Jatim mencapai 72,08 poin. Angka tersebut meningkat 1,31 poin dari nilai tahun 2017 (70,77). 

Dibandingkan provinsi lain yang berada di Pulau Jawa, Indeks Kebahagiaan Jatim paling tinggi, baik dari sisi nilainya maupun peningkatannya. Sebagai perbandingan, indeks kebahagiaan Provinsi Jawa Tengah sebesar 71,73 poin, Provinsi DI Yogyakarta 71,70 poin, Provinsi DKI Jakarta 70,68 poin, Provinsi Jawa Barat 70,23 poin, dan Provinsi Banten 68,08 poin. 

"Alhamdulillah, tingkat kebahagiaan di Jatim tahun 2021 berada di peringkat 19, lebih baik dibandingkan tahun 2017 yang berada di peringkat 23," ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Senin (3/1/2022). 

Tidak hanya itu, lanjut Khofifah, sesuai survey BPS  Indeks Kebahagiaan Jatim tahun 2021  bahkan lebih baik dibandingkan nilai indeks kebahagiaan Nasional. Indeks kebahagiaan Nasional tahun 2021 adalah 71,49 meningkat 0.80 poin dari nilai tahun 2017 (70,69).

Data BPS ini mencakup deretan provinsi paling bahagia dan paling tidak bahagia di Indonesia. Indeks kebahagiaan diukur melalui Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) yang dilakukan setiap 3 tahun sekali. Terdapat tiga dimensi yang diukur yaitu Dimensi Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Dimensi Perasaan (Affect), dan Dimensi Makna Hidup (Eudaimonia). 

Khofifah menjelaskan, meningkatnya indeks kebahagiaan di Jatim tidak lain karena masyarakatnya bisa berdamai dengan situasi dan kondisi yang kurang bersahabat akibat pandemi COVID-19. Masyarakat Jatim, kata Khofifah, ketimbang mengeluhkan kondisi, mereka lebih baik mencari solusi atas persoalan tersebut.

"Selain itu, suasana guyub, penuh kekeluargaan, dan saling tolong menolong juga turut membuat masyarakat hidup nyaman dan bahagia," terangnya.  

Selain itu, lanjut Khofifah, meningkatnya indeks kebahagiaan masyarakat Jatim karena stabilnya harga kebutuhan pokok di Jatim. Hal tersebut tercermin dari harga makanan yang relatif murah hampir di seluruh kabupaten/kota di Jatim. Khofifah berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat. "Pembangunan tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, namun juga hingga wilayah perdesaan. Jadi, semua masyarakat Jatim bisa bahagia lahir dan batin," pungkasnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD