AALI
10000
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
850
ACES
1450
ACST
256
ACST-R
0
ADES
1645
ADHI
1060
ADMF
8025
ADMG
161
ADRO
1200
AGAR
420
AGII
1040
AGRO
865
AGRO-R
0
AGRS
510
AHAP
69
AIMS
490
AIMS-W
0
AISA
250
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3170
AKSI
720
ALDO
825
ALKA
236
ALMI
242
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
461.96
-0.19%
-0.89
IHSG
5834.39
0.01%
+0.53
LQ45
868.39
-0.13%
-1.11
HSI
28593.81
1.42%
+399.72
N225
28406.84
2.09%
+582.01
NYSE
16422.96
0.05%
+7.60
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,270
Emas
857,957 / gram

Indika Energy Cetak Laba USD 12,5 Juta Di Kuartal I

ECONOMICS
Ferdi Rantung/Sindonews
Selasa, 04 Mei 2021 19:20 WIB
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik, PT Indika Energy Tbk. (INDY) melaporkan pencatatan laba inti sebesar USD 12,5 juta.
indika energy

IDXChannel-  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik, PT Indika Energy Tbk. (INDY) melaporkan pencatatan laba inti sebesar USD 12,5 juta atau sekitar 175 miliar pada kuartal I 2021. 

"Membaiknya harga batu bara sepanjang kuartal I 2021 telah meningkatkan rata-rata harga jual batu bara anak usaha perseroan PT Kideco Jaya Agung (Kideco) sebesar 5,1 persen. Yakni dari USD 43,0 menjadi USD 45,2 per ton pada kuartal I 2021. " ujar  Direktur Utama Indika Energy, Arsjad Rasjid dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).

Ia menuturkan, Kideco juga mencatat peningkatan volume penjualan batu bara sebesar 4,9 persen dari 8,8 juta ton menjadi 9,2 juta ton pada kuartal I 2021. Rinciannya, sebanyak 66 persen dipasok kepada pasar ekspor dan 34 persen dialokasikan untuk pasar domestik.

"Namun, tekanan akibat pandemi COVID-19 yang masih berkelanjutan mengakibatkan beberapa anak perusahaan mencatat penurunan Pendapatan sehingga Pendapatan Perseroan turun 9,2 persen menjadi USD 582,2 juta pada kuartal I-2021,” katanya

Ia menjelaskan, berkat upaya penurunan biaya di semua lini dan peningkatan kinerja Kideco yang signifikan, Perseroan berhasil mencatat laba kotor sebesar USD 120,9 juta dengan marjin laba kotor yang meningkat dari 16,4 persen menjadi 20,8 persen.

Sementara itu, laba usaha naik sebesar 23,5 persen dari USD 68,7 juta menjadi USD 84,9 juta, sementara marjin laba usaha juga meningkat dari 10,7 persen menjadi 14,8 persen pada  kuartal I 2021.

Sebagai hasilnya, PT Indika membukukan rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 9,4 juta, dibandingkan rugi bersih sebesar USD 21 juta pada periode sama tahun sebelumnya.

"Kendati begitu, Perseroan mencatat laba inti sebesar USD 12,5 juta pada kuartal I 2021 dibandingkan Laba Inti sebesar USD 0,8 juta pada kuartal I-2020," jelasnya. (IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD