AALI
9725
ABBA
290
ABDA
5825
ABMM
1365
ACES
1250
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3490
ADHI
815
ADMF
7575
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1435
AGRO
1280
AGRO-R
0
AGRS
150
AHAP
67
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
705
AKSI
660
ALDO
1370
ALKA
294
ALMI
284
ALTO
252
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.83
-0.29%
-1.45
IHSG
6595.11
-0.09%
-5.71
LQ45
944.49
-0.25%
-2.37
HSI
23601.98
-2.83%
-687.92
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
838,337 / gram

Indonesia Buka Pintu untuk Wisman, Sandiaga Minta Desa Wisata Bersiap Diri

ECONOMICS
Novi Fauziah
Minggu, 07 November 2021 20:36 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, meminta pengelola desa wisata untuk bersiap diri dengan dibukanya kembali wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, meminta pengelola desa wisata untuk bersiap diri dengan dibukanya kembali wisatawan mancanegara ke RI. (Foto: MNC Media)
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, meminta pengelola desa wisata untuk bersiap diri dengan dibukanya kembali wisatawan mancanegara ke RI. (Foto: MNC Media)


IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, meminta pengelola desa wisata untuk bersiap diri. Hal ini berkaitan dengan dibukanya kembali wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Selain itu terdapat juga aspek protokol kesehatan lewat penerapan CHSE (cleanliness Health Safety Environment Sustainability) yang terintegrasi dengan Aplikasi Peduli Lindungi.

Ia mengatakan, kedatangan wisatawan akan secara langsung memulihkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat setempat. Sehingga nantinya peluang usaha dan lapangan kerja akan kembali terbuka bagii masyarakat.  

"Ini harapan kita untuk memulihkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," ujar Sandiaga dalam keterangan resminya saat menyerahkan penghargaan 50 desa wisata terbaik kepada pengelola Desa Wisata Sesaot, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada Rabu (3/11/2021).

Ia menegaskan, protokol kesehatan serta protokol karantina harus dipatuhi secara disiplin oleh seluruh pelaku perjalanan luar negeri, khususnya wisatawan mancanegara.

Wisatawan mancanegara harus memenuhi persyaratan, yakni mendapatkan dosis vaksin COVID-19 lengkap serta menjalani masa karantina selama tiga hari setibanya di Indonesia.

Hal tersebut dijelaskannya merujuk Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi COVID-19.

"Kuncinya adalah COVID-19 yang terkendali. Saya berharap ketentuan ini dipatuhi seluruh anggota masyarakat yang melakukan perjalanan luar negeri maupun WNA," jelasnya.

Meski demikian, Sandiaga mengimbau pengelola desa wisata juga mengembangkan diri untuk wisatawan Nusantara atau domestik. Alasannya karena wisatawan Nusantara memiliki potensi kunjungan yang sangat besar.

Terlebih, NTB menjadi tuan rumah dari gelaran Moto GP Mandalika, World Superbike serta G20 tahun 2022 mendatang.  

"Jadi akan banyak sekali nanti event-event yang berlangsung di NTB. Kita harapkan juga mampu membuka peluang untuk bangkit, ekonomi bergerak kembali dan lapangan kerja terbuka," tuturnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD