AALI
9725
ABBA
302
ABDA
5825
ABMM
1370
ACES
1255
ACST
184
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2310
AGAR
360
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
710
AKSI
690
ALDO
1390
ALKA
292
ALMI
288
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.02%
-0.10
IHSG
6611.16
0.16%
+10.34
LQ45
947.02
0.02%
+0.16
HSI
23807.00
-1.99%
-482.90
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
837,385 / gram

Wisata Indonesia Siap Kedatangan Turis Asing, Sandiaga Minta Desa Wisata Bersiap

ECONOMICS
Winda Destiana
Sabtu, 06 November 2021 17:25 WIB
Jelang dibukanya kembali pariwisata nasional, Sandiaga Uno meminta pengelola desa wisata untuk bersiap diri.
Desa Wisata (MPI)
Desa Wisata (MPI)

IDXChannel - Jelang dibukanya kembali pariwisata nasional, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno meminta pengelola desa wisata untuk bersiap diri.

Tak hanya meliputi layanan, tetapi juga aspek protokol kesehatan lewat penerapan CHSE (cleanliness Health Safety Environment Sustainability) yang terintegrasi dengan Aplikasi Peduli Lindungi.

Harapan tersebut disampaikan Sandiaga Uno ketika menyerahkan penghargaan 50 desa wisata terbaik kepada pengelola Desa Wisata Sesaot, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada Rabu (3/11/2021).

Dalam kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan kedatangan wisatawan akan secara langsung memulihkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat setempat. Sehingga peluang usaha dan lapangan kerja akan kembali terbuka bagii masyarakat.  

"Ini harapan kita untuk memulihkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," ungkap Sandiaga Uno.

Walau begitu, Sandiaga Uno mengimbau pengelola desa wisata juga mengembangkan diri untuk wisatawan Nusantara. Alasannya karena wisatawan Nusantara memiliki potensi kunjungan yang sangat besar.

Terlebih, NTB menjadi tuan rumah dari gelaran Moto GP Mandalika, World Superbike serta G20 tahun 2022 mendatang.  

"Jadi akan banyak sekali nanti event-event yang berlangsung di NTB. Kita harapkan juga mampu membuka peluang untuk bangkit, ekonomi bergerak kembali dan lapangan kerja terbuka," ujarnya bersemangat.

Hanya saja, lanjutnya, kedatangan wisatawan tersebut harus sejalan dengan pengendalian Covid-19. Protokol kesehatan serta protokol karantina harus dipatuhi secara disiplin oleh seluruh pelaku perjalanan luar negeri, khususnya wisatawan mancanegara. Mereka harus telah mendapatkan dosis vaksin Covid-19 lengkap serta menjalani masa karantina selama tiga hari setibanya di Indonesia.

Hal tersebut dijelaskannya merujuk Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19.

"Kuncinya adalah covid-19 yang terkendali. Saya berharap ketentuan ini dipatuhi seluruh anggota masyarakat yang melakukan perjalanan luar negeri maupun WNA," jelasnya.

Bersamaan, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid menyampaikan apresiasinya kepada Kemenparekraf. Dirinya berharap dibukanya kembali pariwisata Nusantara bagi wisatawan mancanegara dapat menggerakan ekonomi di NTB, khususnya Lombok Barat.

Mengingat Lombok Tengah memiliki sebanyak 58 desa wisata dengan berbagai variasi produk unggulannya, mulai dari tenun, pantai, mangrove dan lainnya.

"Terima Kasih kepada Pak Menteri, Insya Allah kami di Lombok Barat bersama DPRD sangat bersemangat untuk mengembangkan destinasi pariwisata di Lombok Barat, khususnya desa wisata," ungkap Fauzan.

"Insya Allah Desa Wisata ini akan kita terus kembangkan, karena terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pedagang dan pelaku industri kreatif," tambahnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD