AALI
9625
ABBA
0
ABDA
6950
ABMM
1210
ACES
1265
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2710
ADHI
920
ADMF
7675
ADMG
214
ADRO
1760
AGAR
368
AGII
1495
AGRO
2270
AGRO-R
0
AGRS
200
AHAP
69
AIMS
340
AIMS-W
0
AISA
200
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
570
AKRA
4030
AKSI
434
ALDO
750
ALKA
222
ALMI
240
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
457.66
0.07%
+0.32
IHSG
6112.80
-0.01%
-0.31
LQ45
860.15
0.03%
+0.28
HSI
24311.91
-0.77%
-188.48
N225
29437.68
-2.47%
-746.28
NYSE
16328.79
-1.63%
-271.00
Kurs
HKD/IDR 1,831
USD/IDR 14,265
Emas
796,218 / gram

Indonesia Diprediksi Masuk 10 Besar Negara yang Kuasai Ekonomi Dunia di 2050

ECONOMICS
Dominique Hilvy Febriani
Selasa, 14 September 2021 16:38 WIB
Terdapat tujuh negara perekonomian berkembang di dunia saat ini akan mendominasi 10 besar perekonomian dunia pada 2050.
Terdapat tujuh negara perekonomian berkembang di dunia saat ini akan mendominasi 10 besar perekonomian dunia pada 2050. (Foto: MNC Media)

IDXChannel  - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan, menurut analisa yang dikeluarkan PriceWaterHouseCoopers (PWC) terdapat tujuh negara perekonomian berkembang di dunia saat ini akan mendominasi 10 besar perekonomian dunia pada 2050. Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara yang akan masuk ke dalam daftar tersebut.

“Tujuh emerging ekonomi saat ini akan mendominasi 10 besar perekonomian dunia pada 2050 termasuk diantaranya adalah empat negara Asia yaitu RRT, India, Indonesia dan Jepang 50 persen,” kata Retno dalam CISC 50th Anniversary Foreign Policy Dialogue (14/9/2021).

“Dalam 20 tahun terakhir kita menyaksikan adanya sebuah tektonik shift Pergeseran pusat kekuatan dunia ke Asia jika abad ke 19 dikuasai oleh Eropa dan abad kedua puluh oleh Amerika Serikat dan banyak yang meyakini bahwa abad ke 21 akan menjadi milik bangsa Asia,” kata Retno.

Retno mengatakan bahwa GDP dan BDP Asia Timur kini sudah melampaui GDP dan BDP Amerika Utara. Hal ini mengindikasikan bahwa Asia Timur kini menjadi pusat gravitasi ekonomi dunia.

“Istilahnya sering digunakan The Asian Century indikator yang sering menjadi acuan adalah Transformasi kawasan Asia Timur menjadi pusat gravitasi ekonomi dunia jika kita melihat secara keseluruhan GDP BDP Asia Timur saat ini sudah melewati Amerika utara,” ungkapnya. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD