IDXChannel - Realisasi produksi minyak bumi nasional saat ini tercatat masih berada di kisaran 600 ribu BOPD, relatif jauh dari target swasembada energi nasional yang menargetkan produksi sedikitnya 1 juta BOPD minyak dan 12.000 MMSCFD gas dalam beberapa tahun mendatang. Swasembada energi dan peningkatan produksi migas pada dasarnya tidak dapat dicapai tanpa adanya perubahan radikal dalam pengelolaan hulu migas.
Untuk saat ini dan tahun-tahun ke depan, peningkatan produksi migas membutuhkan sumber pertumbuhan baru karena sebagian besar aset eksisting yang ada saat ini merupakan lapangan tua atau mature fields dengan natural decline yang tinggi.
Selama periode 2020–2025, rata-rata penurunan produksi minyak alamiah nasional tercatat sekitar 22,3 persen per tahun, sementara penurunan produksi gas berada pada level 12 persen per tahun.
Direktur Eksekutif ReforMiner Komaidi Notonegoro menilai kegiatan eksplorasi mendesak dilakukan untuk menahan laju penurunan produksi sekaligus menjadi sumber pertumbuhan volume produksi baru (production growth).