Investasi terbesar dicatatkan oleh subsektor industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia yaitu sebesar Rp58,4 triliun.
Sementara sentimen terhadap sektor ini masih menunjukkan sinyal positif di awal tahun tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Januari 2026 yang masih berada pada fase ekspansif yaitu di level 54,12.
Hal ini menunjukkan laju ekspansi lebih cepat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 51,90.
"Sinyal positif ini menunjukkan optimisme dari para pelaku industri dan penyemangat bagi pemerintah untuk selalu menjaga iklim usaha yang kondusif sehingga kinerja sektor IKFT dapat terus meningkat," kata Sri Bimo.
Untuk menjaga keberlanjutan capaian tersebut, Kemenperin menegaskan komitmennya untuk terus mengakselerasi pelaksanaan berbagai program prioritas guna meningkatkan daya saing industri nasional, termasuk sektor IKFT.
"Kemenperin secara konsisten mendorong pengembangan industrialisasi berkelanjutan sebagai upaya mempercepat substitusi impor serta meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri," ujar dia.
(NIA DEVIYANA)