sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Industri Manufaktur Terpukul Pelemahan Rupiah, Pemerintah Diminta Beri Insentif

Economics editor Rohman Wibowo
16/05/2026 07:09 WIB
Tren pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini menjadi pukulan telak bagi sektor industri manufaktur di Tanah Air
Industri Manufaktur Terpukul Pelemahan Rupiah, Pemerintah Diminta Beri Insentif (FOTO:iNews Media Group)
Industri Manufaktur Terpukul Pelemahan Rupiah, Pemerintah Diminta Beri Insentif (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Tren pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini menjadi pukulan telak bagi sektor industri manufaktur di Tanah Air. 

Ketergantungan yang tinggi terhadap bahan baku hingga barang modal impor membuat ongkos produksi pabrikan membengkak drastis di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Kondisi tersebut tidak hanya disebabkan oleh selisih kurs semata. Rantai pasok dunia yang terganggu sejak meletusnya perang pada bulan Februari lalu telah mengerek biaya logistik, asuransi, hingga harga komoditas penolong seperti plastik dan energi, yang pada akhirnya membebani operasional industri.

Tekanan berat yang menimpa sektor ini tecermin jelas pada laju Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Indonesia. Indikator aktivitas pabrik tersebut terus merosot dan puncaknya berbalik mengalami kontraksi pada bulan April lalu.

Situasi pelik ini memaksa pabrikan memutar otak karena mereka tidak bisa serta-merta menaikkan harga jual produk di pasaran. Daya beli masyarakat yang sedang merosot akibat inflasi membuat konsumen sangat sensitif terhadap perubahan harga.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement