sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Inflasi Favorit The Fed Tembus 4,1 Persen pada Mei 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga Makin Tinggi

Economics editor Nia Deviyana
26/06/2026 07:30 WIB
Indikator inflasi pilihan Federal Reserve (The Fed) menunjukkan tekanan harga meningkat ke level tertinggi dalam tiga tahun.
Inflasi Favorit The Fed Tembus 4,1 Persen pada Mei 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga Makin Tinggi. Foto: Freepik.
Inflasi Favorit The Fed Tembus 4,1 Persen pada Mei 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga Makin Tinggi. Foto: Freepik.

IDXChannel - Indikator inflasi pilihan Federal Reserve (The Fed) menunjukkan tekanan harga meningkat ke level tertinggi dalam tiga tahun, sehingga kemungkinan besar bank sentral akan mempertahankan suku bunga tetap, sambil membuka peluang untuk kembali menaikkan suku bunga jika inflasi tidak mereda.

Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) naik 4,1 persen secara tahunan pada Mei, sesuai ekspektasi pasar dan meningkat dari 3,8 persen pada April. Secara bulanan, inflasi naik 0,4 persen atau lebih rendah 0,1 poin persentase dari perkiraan dan sama dengan laju pada April.

Jika mengecualikan harga energi dan pangan yang bergejolak, inflasi inti (core PCE) naik menjadi 3,4 persen, sesuai ekspektasi dan meningkat dari 3,3 persen pada April. Secara bulanan, inflasi inti naik 0,3 persen, dibandingkan 0,2 persen pada April. Ini merupakan level tertinggi sejak Oktober 2023.

Kenaikan harga energi telah mendorong inflasi keseluruhan lebih tinggi. Bahkan setelah energi dikeluarkan dari perhitungan, inflasi inti juga terus meningkat, menunjukkan bahwa tekanan harga yang mulai meluas pada April masih berlanjut pada Mei.

“Percepatan inflasi inti merupakan bagian terpenting dari rilis data ekonomi hari ini dan semakin meningkatkan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga dalam 12 bulan ke depan,” kata Kepala Ekonom AS di Fifth Third Commercial Bank, Bill AdamS, dilansir Reuters.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement