sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Inflasi Favorit The Fed Tembus 4,1 Persen pada Mei 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga Makin Tinggi

Economics editor Nia Deviyana
26/06/2026 07:30 WIB
Indikator inflasi pilihan Federal Reserve (The Fed) menunjukkan tekanan harga meningkat ke level tertinggi dalam tiga tahun.
Inflasi Favorit The Fed Tembus 4,1 Persen pada Mei 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga Makin Tinggi. Foto: Freepik.
Inflasi Favorit The Fed Tembus 4,1 Persen pada Mei 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga Makin Tinggi. Foto: Freepik.

Para pejabat The Fed memperkirakan inflasi tetap tinggi hingga akhir tahun sebelum kembali menurun tahun depan. Mereka memperkirakan inflasi PCE utama akan mengakhiri tahun di 3,6 persen, sementara core PCE diproyeksikan berakhir di 3,3 persen.

Presiden Federal Reserve New York, John Williams, memperkirakan inflasi akan perlahan menurun dalam beberapa kuartal mendatang.

Menurut Williams, harga energi dan berbagai barang yang terdampak kenaikan biaya energi diperkirakan mulai stabil dan menurun pada paruh kedua tahun ini apabila gangguan pasokan akibat penutupan Selat Hormuz dapat segera teratasi. Namun, dia mengingatkan bahwa konflik di Timur Tengah masih menciptakan risiko yang signifikan dan sulit diprediksi bagi perekonomian global.

Williams juga mengatakan bahwa dampak tarif impor sebagian besar telah terjadi, sehingga tarif baru diperkirakan tidak akan memberikan tekanan inflasi tambahan yang besar. Selain itu, kenaikan harga sewa yang relatif moderat menunjukkan bahwa inflasi sektor perumahan kemungkinan akan terus melambat.

Sejumlah analis memberikan penilaian serupa setelah data PCE dirilis pada Kamis.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement