sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ini Kata Dewan Energi Nasional soal Rencana Konversi LPG ke CNG

Economics editor Yanto Kusdiantono
27/05/2026 18:45 WIB
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Muhammad Kholid Syeirazi menyoroti tekanan subsidi dan kompensasi energi nasional terus meningkat dalam satu dekade terakhir
Ini Kata Dewan Energi Nasional soal Rencana Konversi LPG ke CNG. (Foto Istimewa)
Ini Kata Dewan Energi Nasional soal Rencana Konversi LPG ke CNG. (Foto Istimewa)

Menurut Kholid, pada sektor transportasi, penggunaan CNG dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus menghasilkan emisi lebih rendah dibanding BBM konvensional. Sementara pada sektor industri, penggunaan gas bumi dinilai lebih efisien dan stabil dibanding batu bara maupun BBM.

Namun, Kholid menegaskan, implementasi CNG rumah tangga masih menghadapi tantangan teknis dan keselamatan yang cukup besar. Salah satu isu utama adalah belum adanya standar internasional khusus untuk tabung CNG rumah tangga, termasuk katup, selang, dan instalasinya.

Dia menyampaikan, tekanan tabung CNG dapat mencapai 150–200 bar, jauh lebih tinggi dibanding tabung LPG rumah tangga yang hanya sekitar 8 bar. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan material tabung menjadi jauh lebih kompleks dan mahal.

“Isu keselamatan menjadi aspek yang sangat krusial karena karakteristik CNG berbeda dengan LPG. Pemerintah perlu memastikan standardisasi dan sistem monitoring sebelum implementasi dilakukan secara luas,” kata dia.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement