AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Insiden Tambang, Produksi Emas Bumi Suksesindo Diprediksi Turun Tahun Ini

ECONOMICS
Lukman Hakim
Kamis, 14 Oktober 2021 15:16 WIB
Produksi emas PT Bumi Suksesindo (BSI) tahun ini diperkirakan menurun akibat ambrolnya heap leach pad di area tambang Tujuh Bukit Banyuwangi.
Produksi emas PT Bumi Suksesindo (BSI) tahun ini diperkirakan menurun akibat ambrolnya heap leach pad di area tambang Tujuh Bukit Banyuwangi. (Foto: MNC Media)
Produksi emas PT Bumi Suksesindo (BSI) tahun ini diperkirakan menurun akibat ambrolnya heap leach pad di area tambang Tujuh Bukit Banyuwangi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Produksi emas PT Bumi Suksesindo (BSI) tahun ini diperkirakan menurun akibat ambrolnya heap leach pad di area tambang Tujuh Bukit Banyuwangi pada September 2020 lalu. Kejadian ini sempat menghentikan aktivitas produksi. Hingga kini produksi sudah sekitar 70 - 80 persen.

Communication Affairs Supervisor BSI, Muhammad Mukit mengatakan, produksi emas BSI pada kuartal I 2021 tercatat 16.585 oz. Jumlah tersebut turun dibandingkan produksi pada kuartal I 2020 yang mampu mencapai 54.151 oz. Selanjutnya, pada kuartal II 2021 produksi emas tercatat 37.779 oz. Jumlah tersebut juga turun dibandingkan produksi emas pada kuartal II 2020 yang mencapai 54.672 oz.  “Produksi pada kuartal II 2021 sudah meningkat dibanding kuartal I. Ini seiring progres perbaikan heap leach pad,” katanya, Kamis (14/10/2021).

Metode heap leaching merupakan teknik pertambangan untuk memisahkan emas dari batuan lainnya. Dalam metode tersebut, ore (batu hasil galian) yang sudah terkumpul disemprot oleh senyawa kimia untuk memisahkan emas dari batuan. “Penurunan produksi yang terjadi tahun ini paling besar akibat heap leach pad. Untuk faktor pandemi COVID-19 tidak terlalu berpengaruh,” terang Mukit.

Selama pandemi, kata dia, anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk itu selalu menjaga agar jangan sampai produksi turun dengan cara memperketat protokol kesehatan para karyawan. Awal pandemi, karantina karyawan yang masuk bisa sampai 4 - 5 hari. Tapi saat ini hanya 1 hari karantina. “Selama pandemi, kami juga meniadakan kegiatan mine tour yang selama ini menjadi andalan komunikasi BSI kepada masyarakat dan stakeholder,” tandasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD