IDXChannel – Sektor logam dinilai menarik seiring potensi pemangkasan kuota tambang yang dinilai dapat memicu reli berbasis pasokan, khususnya pada komoditas nikel.
Kenaikan harga nikel setidaknya dalam dua pekan terakhir dipicu spekulasi pasar terkait kemungkinan pengurangan kuota penambangan bijih oleh pemerintah Indonesia.
Seiring dengan itu, dalam riset yang terbit pada 14 Januari 2026, Bahana Sekuritas mempertahankan rekomendasi overweight pada sektor tambang logam.
Sejak laporan sektoral terakhir dirilis, harga saham emiten tambang logam dalam cakupan Bahana telah menguat dan mencapai target harga sebelumnya.
Merespons hal tersebut, Bahana menaikkan target harga berbasis valuasi untuk PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), serta merevisi naik target harga berbasis sum of the parts analysis (SOTP) untuk PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan Trimegah Bangun Persada (NCKL).