Kehadiran investasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok otomotif, tetapi juga menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.
"Kami berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya iklim investasi yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha. Tugas kami adalah mempermudah izin, menyiapkan lahan, menjaga keamanan, serta menjamin kepastian agar pertumbuhan ekonomi dan bisnis berkembang di Jawa Tengah," ujar Luthfi.
Dengan besarnya arus investasi yang masuk ke Jawa Tengah, diharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga terbukanya peluang kemitraan bagi pelaku usaha lokal.
Hal tersebut sejalan dengan arah pengembangan KEK Industripolis Batang yang mengintegrasikan fungsi industri, logistik, komersial, hunian, serta fasilitas pendukung dalam satu kawasan.
Bagi Luthfi, Kawasan Industri Terpadu Batang tidak hanya menawarkan lahan industri, melainkan lebih pada penyediaan ekosistem yang dirancang untuk mendukung kebutuhan investor dari tahap pembangunan hingga operasional.