AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Jadi Tim Inti Pembuatan AstraZeneca, Indra Rudiansyah Diminta Erick Thohir Kembangkan Vaksin di RI

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Jum'at, 23 Juli 2021 15:30 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir mengajak Indra Rudiansyah, yang jadi tim inti pembuatan AstraZeneca, untuk kembangkan vaksin di RI.
Jadi Tim Inti Pembuatan AstraZeneca, Indra Rudiansyah Diminta Erick Thohir Kembangkan Vaksin di RI (Dok.MNC Media)
Jadi Tim Inti Pembuatan AstraZeneca, Indra Rudiansyah Diminta Erick Thohir Kembangkan Vaksin di RI (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri BUMN, Erick Thohir mengajak Indra Rudiansyah, seorang karyawan PT Bio Farma (Persero) yang tengah menyelesaikan studi S3 Program Clinical Medicine, University of Oxford, London, untuk mengembangkan vaksin di Indonesia. Khususnya, vaksin BUMN dan Merah Putih 

Indra pun diajak balik usai menyelesaikan studi S3-nya di kampus terkemuka di Inggris tersebut. Indra juga terlibat dalam tim Jenner Institute pimpinan Profesor Sarah Gilbert dalam uji klinis vaksin AstraZeneca. Vaksin yang saat ini digunakan di Indonesia.

Erick menilai, lelaki kelahiran Bandung, Jawa Barat itu memiliki peran besar untuk mendorong pengembangan vaksin di dalam negeri. 

Sebab, produksi vaksin di Indonesia tidak saja digunakan untuk penanganan Covid-19, namun juga diperuntukkan bagi sejumlah penyakit lain seperti tuberkulosis (TBC) hingga malaria. Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah terinfeksi TBC tertinggi di dunia. 


"Mudah-mudahan ketika balik bisa bantu nih Indonesia, kenapa? Ya tadi, yang Indra bilang, bahwa vaksin ini penting tidak hanya yang namanya Covid-19, tapi yang besiknya aja dulu, apakah yang namanya malaria, TBC yang memang salah satu tertinggi kita di dunia," ujar Erick saat melakukan live Instagram bersama Indra, Jumat (23/7/2021). 


Upaya transformasi BUMN, kata Erick tidak saja dilakukan pada aspek bisnis model, namun pada aspek sistem atau sumber daya yang dimiliki perusahaan. Khusus Bio Farma dan anggota Holding BUMN Farmasi, pemegang saham menginginkan adanya pembaharuan sistem baru dalam meningkatkan kapasitas produksi vaksin.

Meskipun, Bio Farma sudah melakukan distribusi vaksin ke sejumlah negara, untuk kasus vaksin Covid-19, perseroan pelat merah itu harus memperbaharui sistem produksi yang baru. 

"Kita sendiri (sistem) itu kurang, kalau kita boleh ngomong jujurkan. Karena itu juga dan karena ada Covid-19 ini mau tidak mau dengan transformasi yang kita minta di BUMN, Bio Farma pun kemarin bertransformasi," kata dia. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD