AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Jangan Sembarangan Konsumsi Ivermectin, Salah Pakai Bisa Rusak Liver

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Kamis, 24 Juni 2021 10:59 WIB
Ivermectin dipastikan tidak diperuntukan untuk mengobati Covid-19.
Jangan Sembarangan Konsumsi Ivermectin, Salah Pakai Bisa Rusak Liver. (Foto: MNC Media)
Jangan Sembarangan Konsumsi Ivermectin, Salah Pakai Bisa Rusak Liver. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ivermectin dipastikan tidak diperuntukan untuk mengobati Covid-19. Potensi yang kecil dari obat tersebut dalam melawan virus SARS-CoV2 perlu disikapi serius oleh semua orang agar tidak sembarang menggunakan obat cacing itu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan jelas juga mengatakan bahwa Ivermectin adalah obat keras, sehingga perlu pengawasan dokter saat menggunakannya dan tidak bisa dibeli secara umum tanpa resep dokter.

Kehati-hatian yang disampaikan BPOM mengindikasikan bahwa Ivermectin memang obat keras. Ahli Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam pun menyatakan bahwa Ivermectin bukan obat yang bisa dikonsumsi setiap hari.

"Kalau diminum setiap hari, efek samping buruk yang bisa terjadi adalah kerusakan liver," terangnya di unggahan video Instagram yang belum lama ini dia bagikan, Kamis (24/6/2021).

Di unggahan itu pun ahli penyakit dalam tersebut mengungkapkan bagaimana cara kerja obat Ivermectin di dalam tubuh dalam menyerang cacing.

"Jadi, saat Ivermectin masuk ke dalam tubuh, obat ini akan membunuh cacing secara langsung, artinya obatnya bekerja secara lokal. Nah, cacing yang ada di saluran cerna saat bertemu dengan obat Ivermectin akan dibunuh dan mati saat itu juga," papar Prof Ari.

Tak hanya cacing, Ivermectin juga dipergunakan dalam penanganan infeksi parasit lainnya. Dan sekali lagi, untuk penanganan infeksi virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19, sampai saat ini belum ada bukti kuat ke arah sana.

"Jadi populer seperti sekarang karena ada hasil studi in vitro, studi pra klinis yang melihat adanya potensi positif ke arah penanganan Covid-19," tambah Prof Ari.

Ahli Epidemiolog Griffith University, Australia, Dicky Budiman, bahkan menyatakan bahwa potensi yang jadi harapan sebagian pihak tersebut malah sangat kecil.

"Potensinya kecil sekali Ivermectin ini bisa jadi obat terapi Covid-19," imbuhnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD