Lebih lanjut, program SPHP beras turut berkontribusi signifikan terhadap stabilitas inflasi, khususnya inflasi beras. Pada Januari 2026, inflasi beras tercatat sebesar 0,16 persen, menjadi yang terendah dalam tiga tahun terakhir menjelang HBKN Ramadan.
Sebagai perbandingan, inflasi beras pada Februari 2022 yang merupakan sebulan sebelum Ramadan tercatat sebesar 2,63 persen. Angka tersebut meningkat pada Februari 2024 menjadi 5,32 persen, sementara pada Februari 2025 berada di level relatif rendah sebesar 0,26 persen.
Pemerintah optimistis pengendalian harga beras dapat terus dijaga melalui sinergi antara pemerintah, Perum Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan pangan.
(kunthi fahmar sandy)