AALI
11250
ABBA
74
ABDA
6500
ABMM
750
ACES
1525
ACST
380
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1385
ADMF
8525
ADMG
177
ADRO
1180
AGAR
412
AGII
1360
AGRO
1355
AGRO-R
0
AGRS
358
AHAP
62
AIMS
138
AIMS-W
0
AISA
310
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
494
AKRA
3370
AKSI
735
ALDO
450
ALKA
232
ALMI
262
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/02/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
503.52
-0.74%
-3.78
IHSG
6241.80
-0.76%
-47.85
LQ45
944.75
-0.82%
-7.79
HSI
28980.21
-3.64%
-1093.96
N225
28966.01
-3.99%
-1202.26
NYSE
0.00
-100%
-15539.42
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,262
Emas
808,747 / gram

Jokowi Minta Karhutla Dicegah Atau RI Rugi Triliunan Rupiah

ECONOMICS
Dita/Sindo
Senin, 22 Februari 2021 18:00 WIB
Jokowi meminta kepada semua elemen di pemerintah daerah sampai pusat untuk sama-sama melakukan pencegahan kebakaran lahan dan hutan.
Jokowi Minta Karhutla Dicegah Atau RI Rugi Triliunan Rupiah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada semua elemen di pemerintah daerah sampai pusat untuk sama-sama melakukan pencegahan kebakaran lahan dan hutan (karhutla). Sebab, jika masih terjadi, maka bencana tersebut akan memberikan kerugian bagi Indonesia hingga triliunan rupiah.

“Hati-hati begitu kebakaran meluas kerugian tidak hanya juta atau miliar. Saya pastikan larinya pasti ke angka triliun. Ini hati-hati. Belum kerusakan ekologi ekosistem kita,” katanya dalam Rakornas Pengendalian Karhutla Tahun 2021 di Istana Negara, Senin (22/2/2021).

Dia meminta agar semua pihak memprioritaskan langkah pencegahan. Di mana dia menekankan untuk tidak terlambat dalam upaya pencegahan.

"Sekali lagi prioritaskan pencegahan. Jangan terlambat. Karena kalau sudah terlambat kita guyur dengan water bombing sebanyak apapun, pengalaman kita sudah terlanjur sulit. Jadi api boleh keluar kecil tapi segera dipadamkan. Sekali lagi pencegahan diprioritaskan,” ujarnya.

Selain itu dia meminta agar manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Misalnya saja di satu desa jika ada api kecil sudah harus memberitahukan agar segera bisa tertangani di depan.

“Bukan setelah terlanjur besar baru ketahuan sulit memadamkan. Semua harus digerakkan untuk melakukan deteksi dini,” tuturnya.

Jokowi juga meminta agar dilakukan monitoring di area-area yang rawan hotspot. Termasuk memberikan update informasi setiap hari.

“Sehingga kondisi harian di lapangan terpantau harian. Kondisi di lapangan terpantau setiap hari. Manfaatkan teknologi untuk monitoring ini. Dan pengawasan dengan sistem dashboard,” pungkasnya. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD