sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jual Beli SPPG Terungkap, 6.877 Dapur MBG Berlebih dengan Pemborosan Rp12 Triliun per Tahun

News editor Jonathan Simanjuntak
11/06/2026 15:50 WIB
Zulhas mengungkap adanya praktik jual beli titik SPPG yang menyebabkan pemborosan hingga Rp12 triliun per tahun.
Jual Beli SPPG Terungkap, 6.877 Dapur MBG Berlebih dengan Pemborosan Rp12 Triliun per Tahun. (Foto: iNews Media Group)
Jual Beli SPPG Terungkap, 6.877 Dapur MBG Berlebih dengan Pemborosan Rp12 Triliun per Tahun. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkap adanya praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal itu menyebabkan jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membengkak melebihi target.

Menurut Zulhas, pemerintah semula merencanakan pembangunan 21.000 titik SPPG. Namun, jumlahnya kini mencapai 27.877 titik atau bertambah 6.877 titik dari target awal.

"Misalnya terjadi jual-beli titik (SPPG) yang seharusnya rencana awal titik itu 21.000 tapi sekarang sudah ada 27.877 titik. Nah, ada membengkak 6.877 titik," ujar Zulhas, Kamis (11/6/2026).

Zulhas mengatakan pembengkakan jumlah titik tersebut berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran yang besar. Dengan asumsi satu titik memperoleh insentif Rp6 juta per hari, kelebihan 6.877 titik itu dapat menyebabkan pengeluaran tambahan lebih dari Rp1 triliun setiap bulan.

"Kalau Rp6.000.000 satu hari, berarti satu bulan ada pengeluaran lebih Rp1 triliun, pemborosan. Kalau satu tahun berapa itu? Rp12 triliun," lanjut Zulhas.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement