Dia mengungkapkan, pengembangan kawasan ini juga merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar area TOD Manggarai dirancang menjadi pusat bisnis barudengan fasilitas premium.
"Jadi Bapak Presiden itu berpesan ke saya, tolong itu didesain menjadi CBD Jakarta yang kedua. Yang di situ (Manggarai) kalau perlu itu ada Convention Hall bintang 5, hotel bintang 5," katanya menirukan pesan Presiden.
Dalam tahap awal pengembangan, KAI akan membuka lahan seluas 2,2 ha. Tahap pertama mencakup pembangunan di lahan sekitar 8 ribu meter persegi dengan tiga tower, sementara tahap kedua akan dibangun di atas lahan 1,6 hektare untuk 8 tower tambahan.
Selain mengusung konsep kawasan terpadu, KAI juga menyiapkan hunian vertikal yang diklaim tetap nyaman dan terjangkau bagi masyarakat. Bobby mengatakan ukuran unit sengaja dibuat lebih besar agar dapat mengakomodasi kebutuhan keluarga yang berkembang.
"Untuk perumahan vertikal ini yang affordable (terjangkau), kita juga memikirkan bahwa satu keluarga itu kan ke depannya mereka akan develop, mereka akan berkembang. Makanya kita tidak memilih itu size yang kecil, tapi kita memilihnya itu size (ukuran) 45 m2 and 54 m2. Jadi keluarga ini sudah kita perhitungkan untuk mereka tumbuh," tuturnya.
(Rahmat Fiansyah)