sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

KAI Siap Kembangkan Kawasan Manggarai Jadi Next SCBD, Luas Capai 62 Hektare

Economics editor Tangguh Yudha
22/05/2026 13:26 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bakal mengembangkan kawasan Central Business District (CBD) di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bakal mengembangkan  CBD di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta. (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bakal mengembangkan CBD di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta. (Foto: iNews Media/Tangguh Yudha)

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bakal mengembangkan Central Business District (CBD) di area Stasiun Manggarai, Jakarta. Pengembangan kawasan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) dimulai dengan membangun rumah susun di area stasiun.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menyebut kawasan Manggarai akan dikembangkan CBD, mirip dengan Sudirman Central Business District (SCBD) yang memiliki fasilitas lengkap. Dengan lahan yang luas, kawasan di pusat ibu kota itu nantinya tidak hanya berisi hunian vertikal, tetapi juga dilengkapi area komersial hingga fasilitas olahraga.

"Kawasan Manggarai ini kita mempunyai itu 62 hektare (ha), yang akan kita desain itu akan menjadi CBD keduanya Jakarta yaitu SCBD," kata Bobby di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Dia menyampaikan, konsep pengembangan kawasan Manggarai akan berbeda dengan kawasan hunian vertikal pada umumnya seperti pada rusun Kalibata. Selain tower hunian, kawasan tersebut juga akan dilengkapi area bisnis dan fasilitas penunjang lainnya.

"Jadi nanti ke depannya itu tidak hanya seperti Kalibata yang hanya ada vertical building-nya saja, tapi itu nanti juga ada kawasan komersialnya, kemudian ada kawasan bisnisnya, ada tempat olahraga juga," ujarnya.

Dia mengungkapkan, pengembangan kawasan ini juga merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar area TOD Manggarai dirancang menjadi pusat bisnis barudengan fasilitas premium.

"Jadi Bapak Presiden itu berpesan ke saya, tolong itu didesain menjadi CBD Jakarta yang kedua. Yang di situ (Manggarai) kalau perlu itu ada Convention Hall bintang 5, hotel bintang 5," katanya menirukan pesan Presiden.

Dalam tahap awal pengembangan, KAI akan membuka lahan seluas 2,2 ha. Tahap pertama mencakup pembangunan di lahan sekitar 8 ribu meter persegi dengan tiga tower, sementara tahap kedua akan dibangun di atas lahan 1,6 hektare untuk 8 tower tambahan.

Selain mengusung konsep kawasan terpadu, KAI juga menyiapkan hunian vertikal yang diklaim tetap nyaman dan terjangkau bagi masyarakat. Bobby mengatakan ukuran unit sengaja dibuat lebih besar agar dapat mengakomodasi kebutuhan keluarga yang berkembang.

"Untuk perumahan vertikal ini yang affordable (terjangkau), kita juga memikirkan bahwa satu keluarga itu kan ke depannya mereka akan develop, mereka akan berkembang. Makanya kita tidak memilih itu size yang kecil, tapi kita memilihnya itu size (ukuran) 45 m2 and 54 m2. Jadi keluarga ini sudah kita perhitungkan untuk mereka tumbuh," tuturnya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement