AALI
9600
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7650
ADHI
830
ADMF
8050
ADMG
173
ADRO
2970
AGAR
324
AGII
2030
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
57
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1060
AKSI
296
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
212
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.09
-0.81%
-4.37
IHSG
6971.29
-0.64%
-44.77
LQ45
1002.80
-0.79%
-7.94
HSI
22039.11
-0.86%
-190.41
N225
26967.33
0.36%
+96.06
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,840
Emas
870,489 / gram

Kapan RI Masuk Endemi Covid-19? Ini Penjelasan Satgas

ECONOMICS
Binti Mufarida
Rabu, 18 Mei 2022 18:19 WIB
Kasus covid-19 tetap terkendali pasca libur Hari Raya Idulfitri sehingga membuat pemerintah mengizinkan masyarakat untuk membuka masker.
Kapan RI Masuk Endemi Covid-19? Ini Penjelasan Satgas (FOTO: MNC Media)
Kapan RI Masuk Endemi Covid-19? Ini Penjelasan Satgas (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kasus covid-19 tetap terkendali pasca libur Hari Raya Idulfitri, sehingga membuat pemerintah mengizinkan masyarakat untuk membuka masker ketika beraktivitas di luar ruangan. 

Apakah dengan pelonggaran protokol kesehatan tersebut menandakan Indonesia sudah masuk kategori endemi covid-19?

“Saat ini (kasus Covid-19) terus terkendali bahkan pasca libur Lebaran 2022,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito saat Konferensi Pers secara virtual, Rabu (18/5/2022).

“Bahwa tidak terjadi kenaikan kasus yang signifikan sampai saat ini pasca Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriyah yaitu sejak tanggal 29 April sampai dengan 8 Mei 2022,” menegaskan.

Wiku pun mengapresiasi pencapaian tidak adanya lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan pasca libur Lebaran 2022. 

“Saya apresiasi pencapaian ini sebagai hasil kerja keras dan kerja sama antara seluruh elemen baik di masyarakat maupun aparat di lapangan,” ungkapnya. 

Namun, Wiku mengatakan meski hasil penganan Covid-19 pasca libur Lebaran cukup baik, kehati-hatian masih perlu dilakukan. Masyarakat juga diminta tetap memperhatikan kebijakan pengendalian Covid-19 yang berlaku.

“Walau hasilnya cukup baik namun pemerintah saat ini masih terus memperhatikan dinamika kasus Covid-19 sebagai bentuk kehati-hatian dan dimohon agar masyarakat tetap memperhatikan kebijakan pengendalian Covid-19 yang berlaku,” tutup Wiku. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD