AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.48
N225
28365.05
0.86%
+240.77
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
835,465 / gram

Kawan Ijen dan 14 Lokasi Wisata di Banyuwangi Resmi Dibuka Kembali

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Jum'at, 10 September 2021 15:55 WIB
Kawah Ijen, satu dari 15 lokasi wisata di Banyuwangi sudah kembali dibuka.
Kawan Ijen dan 14 Lokasi Wisata di Banyuwangi Resmi Dibuka Kembali. (Foto: MNC Media)
Kawan Ijen dan 14 Lokasi Wisata di Banyuwangi Resmi Dibuka Kembali. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kawah Ijen, satu dari 15 lokasi wisata di Banyuwangi sudah kembali dibuka. Pembukaan ini dilakukan setelah pemerintah menurunkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level dua.

Pembukaan kembali sejumlah tempat wisata di Banyuwangi ini ditandai dengan pelepasan tukik atau anak penyu di Pantai Cemara, oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Kepala Dinas Pariwisata MY Bramuda mengatakan, dari puluhan tempat wisata di Banyuwangi yang diajukan untuk buka. Hanya 15 yang diperbolehkan beroperasi buka sejak Jumat 10 September 2021 ini.

"Sementara terdapat 15 destinasi yang dibuka, dari 64 destinasi yang ada di Banyuwangi. Memang tidak semuanya. Ini hasil dari survei teman-teman asosiasi," kata Bramuda, melalui keterangan rilisnya, pada Jumat siang (10/9/2021).

Bramuda menambahkan, dari 15 tempat wisata ini di antaranya Kawah Ijen, Pulau Merah, Alas Purwo, Sukomade, Grand Watudodol, Desa Wisata Tamansari, Bangsring Underwater, Pantai Cacalan, Pantai Cemara, Pantai Mustika, Teluk Hijau, dan lainnya. 

"Untuk wisata kolam renang berdasarkan instruksi dari pusat, di Level 2 masih belum diperbolehkan untuk dibuka," ucapnya.

Berdasarkan hasil rakor, pariwisata Banyuwangi dibuka kembali dengan berbagai ketentuan. Kapasitas pengunjung di destinasi wisata hanya 25 persen. Para pelaku wisata harus sudah divaksin. 

Tiap destinasi wisata harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau memakai barcode/menunjukan sertifikat vaksin bagi para pengunjung sabagai syarat masuk destinasi wisata. 

Di masa pandemi Covid-19, pihaknya mengandalkan quality tourism, bukan mass tourism. Sebab hal ini demi menjaga kesehatan wisatawan selama berkunjung ke tempat-tempat wisata di Kabupaten Banyuwangi.

“Karena itu akan lebih dioptimalkan untuk menjual paket wisata dengan tiket terusan ke berbagai destinasi," tukasnya.

Sebagai informasi, level PPKM di  Kabupaten Banyuwangi akhirnya turun ke level 2. Alhasil tempat wisata mulai diizinkan beroperasi, setelah sebelumnya tutup hampir 2 bulan sejak penerapan PPKM darurat pada 3 Juli 2021.

Perpanjangan PPKM dengan mengubah istilah PPKM level 4, juga membuat akhirnya wisata di Banyuwangi juga tutup. Namun seiring penurunan kasus Covid-19, menjadikan pemerintah pusat memberikan asesmen untuk wilayah Kabupaten Banyuwangi menuju PPKM level 2. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD