AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Kaya SDA Sektor Kelautan, Erick Minta Pelabuhan RI Jadi Super Hub di Asia hingga Eropa

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Selasa, 23 November 2021 20:18 WIB
Soal penggabungan Pelindo, akan memberikan dampak positif bagi pengembangan layanan terintegrasi
Kaya SDA Sektor Kelautan, Erick Minta Pelabuhan RI Jadi Super Hub di Asia hingga Eropa (FOTO:MNC Media)
Kaya SDA Sektor Kelautan, Erick Minta Pelabuhan RI Jadi Super Hub di Asia hingga Eropa (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Usai pemerintah menggabungkan PT Pelindo (Persero) I, II, II, dan IV di bawah payung Holding BUMN Pelabuhan, Menteri BUMN Erick Thohir menginginkan pelabuhan Indonesia menjadi Super Hub di Asia Tenggara, Eropa, hingga kawasan lainnya. 

Optimisme Erick dibarengi dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) di sektor kelautan hingga market yang dinilai potensial.  

"Kita tidak mau menjadi Hub, tapi kita mau menjadi Super Hub di asia tenggara menuju Eropa dan lain-lainnya. Toh, kita kaya dengan SDA, kita kaya dengan market kita," ujar Erick, Selasa (23/11/2021). 

Soal penggabungan Pelindo, akan memberikan dampak positif bagi pengembangan layanan terintegrasi, peningkatan kapasitas pelabuhan dan percepatan standarisasi operasional, hingga peningkatan akses dan kedalaman kolam pelabuhan.  

Bahkan, pemegang saham telah menetapkan lima sasaran utama ihwal pengembangan industri pelabuhan nasional. Adapun lima sasaran utama yang ditetapkan Kementerian BUMN diantaranya, pertama, meningkatkan daya saing perseroan agar mampu berkompetisi di kancah global.  

Kedua, mengurangi biaya pelabuhan dan meningkatkan pelayanan jasa pelabuhan. Ketiga, mensinergikan pengembangan pelabuhan dalam sistem transportasi dan sistem logistik nasional.  

Keempat, untuk memenuhi kebutuhan serta mendukung pertumbuhan dan pengembangan ekonomi nasional. Kelima, mengembangakan kapasitas sumber daya manusia dalam industri pelabuhan. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD