IDXChannel - Seperti kita tahu bersama, wilayah Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah, termasuk gas alam.
Namun, pemanfaatannya yang minim membuat Indonesia sering mengimpor LPG untuk kebutuhan sehari-hari.
Mengutip data Handbook of Energy and Economic Statistics of Indonesia 2020, Jumat (28/1/2022), jumlah impor LPG nasional mencapai 6,4 juta ton pada 2020, atau sekitar 80% dari total kebutuhan LPG nasional sebesar 8,02 juta ton.
Kondisi impor LPG ini sempat disinggung oleh Presiden Joko Widodo karena jumlahnya sangat besar, mencapai 6-7 juta ton per tahun. Nilainya juga fantastis, Rp 80 triliun. Belum lagi, subsidi untuk LPG ini diberikan hingga Rp 70 triliun.
"Memang kita ini sudah berpuluh-puluh tahun nyaman dengan impor, memang duduk di zona nyaman paling enak. Rutinitas impor terus, nggak berpikir negara dirugikan, rakyat dirugikan," katanya seperti dikutip.