IDXChannel - Indonesia dan Turki berkomitmen untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral hingga USD10 miliar atau sekitar Rp160 triliun per tahun.
Untuk mencapai target tersebut, Indonesia dan Turki sepakat mendorong percepatan penyelesaian preferential tariff agreement (PTA) terbatas sebagai langkah awal menuju comprehensive economic partnership agreement (CEPA) guna meningkatkan nilai perdagangan bilateral.
Dalam pertemuan 2+2 di Ankara, Turki pada 9 Januari 2026, Turki juga menyatakan kesediaan untuk mendukung program-program prioritas Pemerintah Indonesia, termasuk proyek tiga juta rumah, dan pengembangan ibu kota baru Nusantara.
Pertemuan 2+2 tersebut dihadiri menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara.
"Selanjutnya, kedua belah pihak sepakat untuk mendorong sektor swasta mereka untuk berpartisipasi dan meningkatkan kerja sama teknis di bidang digitalisasi, kecerdasan buatan, semikonduktor, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, energi, transportasi, infrastruktur, konektivitas, dan industri halal," kata kedua pihak dalam deklarasi bersama seusai pertemuan.