Padahal jika Indonesia bisa memanfaatkan potensi gas alam yang dimiliki, impor LPG pasti dapat ditekan bahkan dihilangkan. Mengutip data SKK Migas, jumlah cadangan terbukti gas alam Indonesia mencapai 42,93 triliun kaki kubik per 31 Desember 2021 lalu.
Dengan asumsi produksi 6.000 juta kaki kubik per hari, cadangan ini masih cukup hingga 19,6 tahun ke depan. Apalagi, jika eksplorasi gas alam terus dilakukan, tentu waktunya semakin lama.
Namun, menurut data Ditjen Migas Kementerian ESDM, pemanfaatan gas domestik masih mencapai 66%, sisanya masih diekspor. Kendala minimnya pemanfaatan ini karena infrastruktur pipa gas yang masih terbatas, sehingga pemerintah perlu melakukan percepaan pembangunan pipa ini.
(SANDY)