IDXChannel – Bright Institute memberikan peringatan keras terkait kondisi kesehatan fiskal Indonesia di awal 2026.
Berdasarkan analisis data realisasi sementara APBN 2025, Bright Institute memproyeksikan posisi utang pemerintah per 31 Desember 2025 telah mencapai Rp9.645 triliun, dengan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di level 40,52 persen.
Ekonom Senior Bright Institute Awalil Rizky mengatakan, meskipun pemerintah kerap menyatakan kondisi utang aman karena masih di bawah batas Undang-Undang (UU) sebesar 60 persen, namun indikator tersebut bersifat semu dan tidak menggambarkan kemampuan bayar yang sesungguhnya.
"Narasi pemerintah yang selalu mengatakan kondisi utangnya aman, sejauh ini hanya berdasar rasio atas PDB. Berbagai indikator kerentanan utang yang lazim dipakai menganalisis kondisi seolah tidak diperlukan lagi untuk memastikannya," ujarnya dalam catatan analisisnya, dikutip Selasa (13/1/2026).