sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Tarik Utang Rp744 Triliun, Ada Sisa Lebih Pembiayaan Rp48,9 Triliun

Economics editor Anggie Ariesta
08/01/2026 18:39 WIB
Wamenkeu Thomas Djiwandono mengungkapkan total pembiayaan yang ditarik hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp744 triliun.
Pemerintah Tarik Utang Rp744 Triliun, Ada Sisa Lebih Pembiayaan Rp48,9 Triliun. (Foto: Aldhi Chandra/iNews Media Group)
Pemerintah Tarik Utang Rp744 Triliun, Ada Sisa Lebih Pembiayaan Rp48,9 Triliun. (Foto: Aldhi Chandra/iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi pembiayaan anggaran sepanjang 2025 lebih tinggi dibandingkan nilai defisit yang terjadi. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas Djiwandono, mengungkapkan bahwa total pembiayaan yang ditarik hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp744 triliun.

Angka tersebut setara dengan 102,8 persen dari target awal yang ditetapkan dalam APBN 2025 sebesar Rp616,2 triliun. Penarikan dana yang melampaui angka defisit riil (Rp695,1 triliun) ini menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

"Pembiayaan APBN total realisasi 31 Desember Rp744 triliun," kata Thomas dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Jumlah pembiayaan yang ditarik lebih besar dari kebutuhan untuk menutup defisit anggaran yang sebesar 2,92 persen dari PDB, pemerintah mencatatkan SiLPA senilai Rp48,9 triliun.

Angka cadangan kas ini terpantau lebih tinggi dibandingkan posisi SiLPA pada akhir 2024 yang sebesar Rp45,7 triliun.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement