Awalil juga memberikan peringatan mengenai potensi gangguan pada kesinambungan fiskal jangka menengah dan panjang. Dia menyebut ada risiko nyata yang membayangi operasional keuangan negara pada tahun berjalan ini.
"Kondisi utang pemerintah cukup mengkhawatirkan. Tidak tertutup kemungkinan, pemerintah alami gagal sebagian kewajiban utang, terutama bunganya, pada tahun 2026. Sekurangnya, kesinambungan fiskal jangka menengah dan panjang telah terancam," ujar dia.
Hingga saat ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum merilis angka resmi posisi utang per akhir 2025 dan menyatakan baru akan membukanya pada Februari 2026 setelah rilis data PDB oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
(Dhera Arizona)