Dia menerangkan, aksesibilitas dan integrasi antar moda transportasi menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan jumlah penumpang harian. Sehingga, masih perlu pengembangan yang lebih agar memudahkan calon penumpang mengakses kereta cepat Jakarta-Bandung.
Eva menyebut saat ini pertumbuhan jumlah penumpang Whoosh per tahun saat ini berada di angka 5 persen. Hal tersebut dikontribusikan lewat berbagai program yang ditawarkan KCIC, bekerja sama dengan agent-agent travel, hingga penyedia destinasi wisata.
"Kalau tahun 2026 ini kita harapkan targetnya bisa sampai kenaikan 5 persen dibandingkan tahun 2025 lalu jumlah penumpang harian Whoosh," kata dia.
Saat ini, kata dia, pihaknya tengah menunggu realisasi pembangunan akses stasiun Whoosh di Padalarang dan Karawang. Rencananya, kedua stasiun tersebut akan langsung terhubung dengan jalan tol sehingga makin memudahkan pengguna mengakses kereta cepat ke depannya.