sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kebijakan WFH ASN Hemat Anggaran Negara hingga Rp2,6 Triliun

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
28/05/2026 21:53 WIB
Kebijakan WFH ASN berhasil mendorong efisiensi anggaran negara hingga Rp2,6 triliun yang berasal dari efisiensi perjalanan dinas dan utilitas.
Kebijakan WFH ASN Hemat Anggaran Negara hingga Rp2,6 Triliun. (Foto: iNews Media Group)
Kebijakan WFH ASN Hemat Anggaran Negara hingga Rp2,6 Triliun. (Foto: iNews Media Group)

Kementerian PANRB juga mencatat percepatan digitalisasi birokrasi selama penerapan WFH ASN. Salah satunya terlihat dari kenaikan sebanyak 100.817 dokumen Tanda Tangan Elektronik (TTE) secara nasional.

Di sisi lain, pemerintah mengklaim kualitas pelayanan publik tetap terjaga selama penerapan sistem kerja fleksibel. Sebanyak 95 persen layanan publik disebut tetap stabil bahkan meningkat, sementara pengaduan masyarakat tetap tertangani melalui kanal resmi.

Rini menegaskan transformasi budaya kerja ASN perlu ditopang Digital Public Infrastructure (DPI), yang mencakup identitas digital, pertukaran data antarinstansi, serta pembayaran digital pemerintah.

"Transformasi budaya kerja harus mendorong ASN bekerja lebih efektif, agile, dan berorientasi hasil. Fleksibilitas kerja bukan berarti menurunkan kualitas pelayanan, justru harus memperkuat profesionalisme dan akuntabilitas kinerja," tuturnya.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat tantangan dalam penerapan kebijakan tersebut, terutama terkait penguatan budaya kerja digital dan pola koordinasi antarunit maupun antarinstansi.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement